Wednesday, December 26, 2012

Panduan Ujian Online Multimedia Pembelajaran untuk kelas 3A

1. Loginlah dengan ID pengguna anda di GBO FKIP UIR 


2. Kemudian pilih kursus Prodi Pend. Bahasa Inggris (Multimedia Pembelajaran)


Tuesday, December 25, 2012

Soal-soal Ujian Online Multimedia Pembelajaran 3A

Sumber gambar :http://diklatbanyumas.blogspot.com

Bagi Mahasiswa FKIP Bahasa Inggris kelas 3A yang belum kebagian soal Ujian Online Multimedia Pembelajaran silahkan Download di sini.

klick this link to download.

Monday, December 24, 2012

Uang Saku

Aduh, belum juga satu bulan, jatah uang saku untuk sebulan sudah habis. Ah, gara-gara kemarin jalan-jalan dan tergiur barang diskonan sih. Akibatnya harus manyun tanpa uang jajan diakhir bulan.
Ehem, kalian pernah hal serupa? Sering? Wah, bisa gawat tuh. Itu tandanya kalian belum bisa mengatur uang saku. Nah, agar keuangan kalian aman, tidak ada salahnya kalian mencoba kiat berikut.
1.      Menhargai uang. Camkan pada diri kalian bahwa orang tua bukanlah ATM berjalan. Perlu perjuangan dan waktu untuk mendapatkan uang.
2.      Buatlah rencana anggaran kebutuhan  kalian setiap bulan.
3.      Buat prioritas. Belanjakan uang saku menurut prioritasnya.
4.      Bedakan antara barang-barang yang benar-benar kalian butuhkan untuk dibeli terlebih dahulu, dan mana barang-barang yang sebetulnya hanya diinginkan.
5.      Camkan pada diri sendiri bahwa uang saku tidak selalu harus dihabiskan. Biasakan untuk menyisakan uang saku guna ditabung.
6.      Tak harus pelit. Hemat tidak sama dengan pelit. Jika ada kawan yang tengah kesulitan, jangan segan membatu.

Selamat Mencoba!

(Sumber: Yunior, 2 Desember 2007 dengan pengubahan)

MENERAPKAN PRINSIP-PRINSIP DISKUSI


            Diskusi merupakan kegiatan bertukar pikiran antara dua orang atau lebih. Berdasarkan banyaknya peserta, diskusi dibedakan menjadi diskusi kelompok dan diskusi umum. Diskusi kelompok dilaksanakan dua sampai sepuluh orang. Jika diskusi lebih dari sepuluh orang disebut diskusi umum. Dalam diskusi umum terdapat pemandu diskusi (moderator), penyaji makalah (referator), penyanggah(pembanding).
            Sebelum berdiskusi, harus ditentukan dulu topic yang akan diangkat dalam diskusi tersebut. Setelah itu baru mengetengahkan  hal-hal berikut ini:
1.      Apa sesungguhnya masalah yang sedang terjadi (berkaitan dengan topik)?
2.      Apa yang menyebabkan terjadinya masalah tersebut?
3.      Bagaimana memecahkan masalah tersebut?
4.      Apa untung ruginya tiap masalah tersebut?
5.      Cara manakah yang paling baik untuk dilaksanakan?
6.      Bagaimana cara pelaksanaanya?

Sunday, December 23, 2012

Pemahaman Tentang Demokrasi


BAB I
           PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
            Demokrasi masih menjadi sebuah agenda penting pembicaraan di seluruh dunia. Manusia dari berbagai bangsa atau negara, dengan berbagai latar belakang agama, peradaban, dan sejarah, umumnya mengakui demokrasi sebagai sesuatu yang harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Demokrasi diagungkan banyak orang terutama dalam bidang politik (walaupun saat ini nilai demokrasi mulai dikembangkan di bidang-bidang lain, termasuk dalam masalah agama). Sistem politik yang tidak sesuai dengan demokrasi dianggap sistem politik yang kuno, tidak sesuai dengan perkembangan zaman dan mustahil bisa membawa kemajuan di zaman ini. Demokrasi telah dianggap sebagi sebuah norma global dunia di era globalisasi ini. Demokrasi sudah menjadi semangat dan anak zaman. Menolak demokrasi sama artinya dengan menolak zaman.
Demokrasi telah dianggap sebagai sebuah instrumen dalam menjalankan sebuah konsepsi negara yang ideal dalam menjawab persoalan dan penegakan kekuasaan rakyat. Hal yang mengarah kepada sebuah tipekal khusus dalam pengertian dalam menghasilkan kepemimpinan dan tertib politik negara yang mendekati sempurna dalam pengaturan hak politik masyarakat. Indonesia yang secara eksplisit memahami dan bertegak dalam kedaulatan rakyat turut melaksanakan demokrasi dengan variannya tersendiri. Sebuah demokrasi yang terus tumbuh dan berkembang dalam proses transisi politiknya yang mengalami berbagai pendewasaan perilaku politik negara dan rakyatnya, kesemuanya adalah hal yang diharapkan akan bermuara pada sebuah kondisi perpolitikan yang ideal.

1.2  Batasan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan Demokrasi ?
2.      Bagaimana bentuk Demokrasi di I ndonesia ?
3.      Bagaimana Pemahaman Demokrasi di I ndonesia ?


BAB II
POKOK BAHASAN

2.1  Pemahaman tentang Demokrasi
A.    Konsep Demokrasi
Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.
Definisi demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan (kartein) dari/oleh/untuk rakyat (demos). Menurut konsep demokrasi, kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan, sedangkan rakyat beserta warga masyarakat didefinisikan sebagai warga negara.
Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara (umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica) dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Prinsip semacam trias politica ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.

2.2  Bentuk Demokrasi dalam Pengertian Sistem Pemerintahan Negara
A.    Bentuk Demokrasi
Setiap negara mempunyai ciri khas dalam pelaksanaan kedaulatan rakyat atau demokrasinya. Hal ini ditentukan oleh sejarah negara yang bersangkutan, kebudayaan, pandangan hidup, serta tujuan yang ingin dicapainya. Ada berbagai bentuk demokrasi dalam system pemerintahan negara, antara lain:


Wednesday, December 19, 2012

Boneka Sebagai Media Pembelajaran

Fakta
Fakta atau Fenomena yang telah menerapkan Boneka sebagai Media Pembelajaran. Boneka merupakan model dari manusia, atau yang menyerupai manusia, atau hewan. Seringkali boneka dimaksudkan untuk dekorasi atau koleksi untuk anak yang sudah besar atau orang dewasa, namun kebanyakan boneka ditujukan sebagai mainan untuk anak-anak, terutama anak perempuan. Sejak tahun 1940-an pemakaian boneka sebagai media pendidikan menjadi populer dan banyak digunakan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan di Amerika. Di Eropa seni pembuatan boneka telah sangat tua dan sangat populer serta lebih tinggi tingkat keahliannya dibandingkan di Amerika.
Di Indonesia penggunaan boneka sebagai media pendidikan sudah mulai digunakan dan bukan merupakan sesuatu yang asing lagi.
Untuk keperluan sekolah dan tingkat kelas dapat dibuat boneka yang disesuaikan dengan perkembangan zaman tuntutuan selera murid, seperti boneka spider-man,ben ten, batman dan lain-lain untuk murid laki-laki dan boneka berbi, cindirella dan lain-lain untuk murid perempuan.


Wednesday, October 10, 2012

Ini Kesalahan Kita

Aku bangun lebih awal untuk menikmati indahnya suasana dipagi minggu yang cerah ini. memang tidak seperti sebagian mahasiswa lainnya yang telah bersiap-siap melakukan perjalanan jauh untuk rekreasi. aku lebih suka menghabiskan waktu untuk istirahat seharian dikost. atau mungkin hanya itu yang bisa kulakukan karena kantong ini tak pernah tebal. ketika gelap mulai tergantikan cahaya, kudengar anak-anak melafalkan bacaan Shalat & do'a disebuah mesjid tak jauh dari kostku. sekilas teringat masa kecil, 16 tahun yang lalu, aku juga seperti mereka saat ini. setiap hari aku mempelajari Ilmu Agama ke Mushalla kecil ditengah kampungku. hanya ada sedikit perbedaan tapi terlihat contrast sekali. dulu aku ditemani kakak & abangku serta pemuda pemudi yang setiap hari mengaji bersama di mushalla kecil itu. begitulah remaja jaman dahulu. senyum lebarpun menambah cerianya pagi ini ketika aku ingat masa kecil itu.

 sesaat aku sangat menikmati suasana pagi ini, namun hal itu berubah menjadi rasa cemas seiring timbulnya pertanyaan dibenakku. apakah generasi-generasi kecil ini akan sanggup mempertahankan ketaqwaan mereka setelah mereka remaja nanti?, apakah adik-adikku yang saat ini bersemangat tinggi membekali diri dengan ilmu Agama akan terjerumus kedalam kejamnya Budaya Barat disaat mereka beranjak dewasa nanti?... apakah mereka akan menjadi seperti kebanyakan remaja sekarang yang berpakaian serba ketat (body press) dan bercumbu disudut kota bahkan dipinggir jalan?. mereka tak lagi punya pemuda pemudi yang pantas dijadikan panutan seperti waktu aku kecil dulu. jangan pernah salahkan mereka kalau mereka tergiur pula untuk mencicipi budaya maksiat dari barat sana. kitalah yang salah karna kita adalah panutan bagi mereka. kita harus segera berbenah, menyuburkan kembali budaya Timur, budaya yang didasari akidah islam, budaya yang saat ini mulai kita tinggalkan...

Saturday, September 29, 2012

Perkembangan Sistem Pendidikan

Di Negara-negara berkembang adopsi sistem pendidikan dari luar sering kali mengalami kesulitan untuk berkembang. cara dan sistem pendidikan yang ada sering menjadi sasaran kritik dan kecaman karena seluruh daya guna sistem pendidikan tersebut diragukan. generasi muda banyak memberontak terhadap metode-metode dan sistem pendidikan yang ada.
Jika kita terus melangkah dengan cara mengemas pendidikan, pembelajaran, dan belajar seperti sekarang ini, kita akan bertemu dengan peserta didik yang cenderung bertindak kekerasan, pemaksaan kehendak,dan pemerkosaan nilai-nilai kemanusiaan. 
Prilaku manusia Indonesia sekarang selama ini sudah terjangkit oleh virus keseragaman, dan virus inilah yang mengendalikan perilaku masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. kesadaran dan penyadaran tenang keberagaman (pluralisme) bangsa sangat jauh dari kehidupan masyarakat. Pola pikir sentralistik, monolitik, uniformistik sangat kental mewarnai pengemasan di berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan paling kentara diwarnai oleh upaya ini.

Sunday, September 16, 2012

Difficulties Of English Writing



  
     Writing, particularly scientific writing, is not easy. We need to master grammars before we continue writing. Many students, said that scientific writing is the most difficult subject in this semester. Even, they hardly believe that they can be a good writers cause its difficulties. there are common difficulties of English writing for Indonesian students such as grammars, less vocabulary and the use of vocabulary. We have to realize that writing needs study and practice to develop our skill. So that, the difficulties of English writing will not be a great problems anymore.

Thursday, September 13, 2012

Membuka Potensi Diri

Adakalanya, seseorang dengan mudahnya mengetahui apa potensi yang dimiliki, tetapi ada juga yang sulit. saking sulitnya, hingga sudah menjadi orang dewasa tidak ketemu juga. Tetapi memang ada beberapa potensi yang baru terlihat jelas saat dewasa. ini bisa jadi dibutuhkan kematangan pada tingkat tertentu akan suatu potensi atau juga memang dibutuhkan suatu stimulus agar suatu potensi yang lain dapat keluar.

Tidak Usah Khawatir

Dalam menjalankan apa yang menjadi pilihan kita, pasti ada saja yang membuat kita khawatir. Membuat kita selalu bertanya-tanya, "Apakah jalan ini benar?", "Apakah saya harus menghentikan langkah ini?" ,"Apakah saya yakin dengan keputusan ini?" dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang selalu saja mengiringi perjalanan.
Kekhawatiran itu merupakan suatu hal yang wajar. Karena, dalam perjalanan pasti kita akan menemuakan banyak hal yang membuat kita menjadi khawatir.

Kiat Menjadi Orang yang Berpikiran Terbuka & Berpikiran Positif

OPEN MIND & POSITIVE THINKING

 Open Mind merupakan pintu gerbang dalam menjelajah segala kemungkinan-kemungkinan yang bisa melesatkan potensi diri menuju pengeksistensian diri. Pikiran tertutup dan berpikiran negative hanya akan membawa kita pada situasi yang tidak menguntungkan bagi kemajuan diri kita.

 Berbaik sangkalah pada kehidupan, dengan berfikir dan bersikap positif, akan memudahkan kita dalam melangkah dan melewati fase kehidupan. selain itu juga akan memberikan kita rasa percaya diri, penuh inisiatif, tetap gigih dalam berusaha, kreatif dan membuat kita haus akan perkembangan.

 Jikan dibandingkan antara orang-orang yang berpikir dan bersikap negative dengan orang-orang yang berpikir dan bersikap positif dalam merespon sesuatu yang terjadi, maka yang ada adalah :

Orang yang negatif selalu berpikir dan mengatakan "Saya tidak bisa"
Orang yang positif selalu berfikir dan berkata "Saya bisa"
Orang yang negatif selalu berburuk sangka.
Orang yang positif selalu berbaik sangka.
Orang yang negatif selalu melihat sisi jelek orang lain.
Orang yang positif selalu melihat sisi baik pada orang lain.
Orang yang negatif selalu melihat keterbatasan-keterbatasan.
Orang yang positif selalu melihat kemungkinan-kemungkinan.
Orang yang negatif selalu melihat masalah sebagai bencana.
Orang yang positif selalu melihat masalah sebagai tantangn.
Orang yang negatif selalu selalu mengeluh.
Orang yang positif selalu bersyukur.

 Oleh karena berpikir dan bersikap positif adalah sesuatu yang bisa dipelajari dan dilatih oleh siapapun, bagaimanapun  keadaan, tabiat, maupun kecerdasan. Berikut beberapa cara yang disarankan Jim Dornan dan Jhon C. Maxwell dalam bukunya Strategy For Success, untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan kita agar dapat berpikir dan bersikap secara positif :

  1. Bertindak, berjalan, berbicara, dan berpikirlah seperti orang yang sangat kita kagumi.
  2. Tanamkan dalam-dalam pikiran-pikiran positif dan sukses dalam benak kita.
  3. Pancarkan sikap yang baik, persaan yakin dan tujuan kita.
  4. Perlakukan setiap orang yang kita jumpai sebagai orang yang paling penting didunia.
  5. Usahakan agar semua orang yang kita temui merasa dibutuhkan, diperlukan, dan dihargai.
  6. Lihatlah hal-hal yang terbaik dalam diri setiap orang.
  7. Jangan ungkapakan kondisi kesehatan kita kecuali jika kita sedang dalam kondisi baik.
  8. Carilah yang terbaik dalam setiap gagasan baru yang muncul.
  9. Hindari hal-hal sepele.
  10. Kembangkanlah dalam diri kita mental untuk memberi.

Wednesday, September 12, 2012

Nature


Sunday, September 9, 2012

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO UNTUK MEMUDAHKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

Fakta & Fenomena Penggunaan Video Dalam Pembelajaran
Pengertian Video
Video sebenarnya berasal dari bahasa Latin, video-vidi-visum yang artinya melihat (mempunyai daya penglihatan); dapat melihat (K. Prent dkk., Kamus Latin-Indonesia, 1969: 926). Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995: 1119) mengartikan video dengan: 1) bagian yang memancarkan gambar pada pesawat televisi; 2) rekaman gambar hidup untuk ditayangkan pada pesawat televisi. Senada dengan itu, Peter Salim dalam The Contemporary English-Indonesian Dictionary (1996:2230) memaknainya dengan sesuatu yang berkenaan dengan penerimaan dan pemancaran gambar. Tidak jauh berbeda dengan dua definisi tersebut, Smaldino (2008: 374) mengartikannya dengan “the storage of visuals and their display on television-type screen” (penyimpanan/perekaman gambar dan penanyangannya pada layar televisi).
Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa video itu berkenaan dengan apa yang dapat dilihat, utamanya adalah gambar hidup (bergerak; motion), proses perekamannya, dan penayangannya yang tentunya melibatkan teknologi.

Thursday, August 9, 2012

Penggunaan Modal (Can)


Present Tense

Positive
Negative
Question
Contraction
I can swim.
You can do it.
He can dance.
She can cook.
It can happen.
You can continue.
We can go.
They can see.
I cannot swim.
You cannot do it.
He cannot dance.
She cannot cook.
It cannot happen.
You cannot continue.
We cannot go.
They cannot see.
Can I swim?
Can you do it?
Can he dance
Can she cook?
Can it happen?
Can you continue
Can we go?
Can they see?
Cannot can't